Cause We’re Friend

“Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka adalah seumpama satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.” (HR. Muslim)

 

dsc_0487

Assalamu’alaykum, teman-teman…

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga senantiasa dalam taufik dan rahmat Allah yaa…

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada idola kita, junjungan kita, panutan kita, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalaam. Beliaulah teladan kita dalam berbagai hal kebaikan, termasuk juga dalam masalah PERSAHABATAN.

Rasulullah adalah orang yang paling baik terhadap sahabatnya. Beliau  adalah sosok yang mampu menguasai hati dan jiwa para sahabat, sehingga kecintaan mereka terhadap Beliau jauh melebihi kecintaan mereka kepada sesuatu yang lain. Ungkapan yang selalu mereka gunakan dan selalu mereka sebutkan ketika sedang berbicara dengan Beliau adalah: “Bi abī anta wa ummī yā Rasūlallāh”, yang ertinya: “Saya menebus anda dengan ayah dan ibuku wahai Rasulullah.”

Beberapa sikap mulia Rasulullah kepada sahabatnya:

  1. Setiap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam berjabat tangan dengan seseorang, maka Beliau tidak akan melepaskan genggaman tangannya kecuali orang yang berjabat tangan tersebut melepaskan genggaman tangannya terlebih dahulu.
  2. Setiap ada seseorang yang mengajak bicara bengan Rasulullah s.a.w., Beliau tidak akan memalingkan mukanya dan berlalu pergi kecuali orang tersebut yang memulakan pergi terlebih dahulu.
  3. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam tidak pernah memotong pembicaraan seseorang, kecuali jika ia telah melanggar batas. Pada kebiasaannya, Beliau akan memotong pembicaraan mereka dengan cara memlarang mereka atau dengan berdiri.
  4. Setiap baginda Rasulullah bertemu dengan salah satu sahabat, maka Beliau akan memulakan untuk mengajak berjabat tangan, kemudian memegangnya dengan erat dan penuh persaudaraan.
  5. Rasulullah selalu memulakan mengucapkan salam kepada setiap orang yang ditemukan.

 

Rasulullah s.a.w. adalah sosok yang terkenal sangat ramah dan mulia, ia selalu memuliakan setiap orang yang datang untuk bertemu dengan Beliau.

IMG_20170131_060409_075[1]

Di antara adab atau akhlak Rasulullah  yang juga sangat mulia adalah beliau tidak pernah menjulurkan kedua kaki Beliau saat sedang duduk bersama para sahabat. Jika ada seseorang yang berbisik kepada Beliau, maka Beliau tidak menolehkan atau menjauhkan kepala Beliau sampai orang yang berbisik tersebut menjauhkan kepalanya dari Beliau. Beliau juga selalu memberi nasihat agar selalu menjaga sikap lemah lembut.

 

Sedangkan menurut Imam al-Ghazali ada dua belas kriteria sahabat, yuk kita simak:
1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu.
2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu.
3. Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya.
4. Jika kau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik.
5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya.
7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh.
8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu.
10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu.
11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu.
12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.

IMG_20170131_060237_330[1]

Teman-teman, memiliki banyak sahabat pasti sangat menyenangkan. Tapi tentunya sahabat yang baik ya, seperti yang Rasul contohkan. Dan menjadi sahabat yang baik adalah salah satu akhlaq terpuji yang dicintai Allah dan Rasul-Nya…

 

Bagaimana teman-teman? Apakah kita siap menjadi sahabat yang baik seperti yang Rasulullah contohkan?

Please follow and like us:
Facebook
Facebook
YouTube
INSTAGRAM

Related posts

Leave a Comment