Anak-Anak di Mata Kami

“ Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah, maka kedua orang tuanyalah yang membuat dia (memiliki karakter) yahudi, atau (memiliki karakter) nasrani atau (memiliki karakter) majusi.” ( HR. Muslim )
DSC02412
Anak-anak di mata kami:
a. Di mata kami mereka adalah umat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Siapa saja yang memegang urusan umat Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam lalu menyayangi mereka, Rasul yang mulia telah berdo’a agar Allah juga menyayangi dia.
b. Di mata kami, mereka adalah makhluk Allah yang dilahirkan dengan membawa fitrah. Tugas kami adalah untuk memelihara dan menumbuhkan mereka sesuai dengan fitrah yang dibekalkan Allah kepadanya.
c. Di mata kami, mereka bukanlah kertas putih yang siap dicoret dengan tinta warna apapun. Mereka bukanlah karung kosong yang siap dijejali dengan semua barang. Mereka adalah makhluk kecil yang memiliki kemauan dan kemampuan, sehingga tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menghargai mereka.
d. Di mata kami mereka bukanlah boneka-boneka kembar yang tidak memiliki perbedaan satu sama lain. Tetapi mereka adalah makhluk-makhluk unik yang membutuhkan perhatian sesuai dengan kekhasan masing-masing.
e. Di mata kami mereka adalah amanah, mereka adalah kebanggaan, mereka adalah harapan.

dsc_000720160909_124710DSC_0491 kecil

Anak sebagai penyejuk mata (qorrota a’yun) atau penyenang hati, hal ini Allah jelaskan dalam surat Al Furqon ayat 74, yang artinya: “Dan orang-orang yang berkata”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Kedudukan anak yang terbaik adalah manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua orangtuanya. Mereka adalah anak-anak yang apabila diminta untuk beribadah, seperti shalat, mereka segera melaksanakannya dengan suka cita. Apabila diperintahkan belajar, mereka segera mentaatinya. Mereka juga anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.
Selain orang tua dan keluarga, peran pendidikan sangatlah penting dalam mewujudkan generasi terbaik. Pendidikan yang berbasis fitrah adalah contoh pilihan terbaik.

Please follow and like us:
Facebook
Facebook
YouTube
INSTAGRAM

Related posts

Leave a Comment