“Memaknai hakikat nikmat Allah SWT”

Bismillah..

Alhamdulilah hari ini Allah SWT masih tetap memberikan hidayah dan rahmatNya kepada kami sebagai pendidik di SD Islam Al-Izzah Purwokerto.

Siang ini terlihat berbeda bagi murid-murid kami. Apa perbedaanya. Karena ada pemadaman listrik, sehingga listrik di sekolah mati. Alhamdulillah pada moment ini banyak ibroh yang bisa disampaikan ke anak-anak terutama “nikmat” yang Allah SWT berikan kepada kita diantaranya nikmat air, listrik dan sebagainya. Ada kisah menarik yang membuat saya sebagai pendidik malu dan bangga kepada anak-ana

Seperti biasanya apabila anak-anak belum dijemput ayah bunda. Mereka di arahkan untuk shalat ashar berjama’ah di sekolah. Pada sore hari listrik di sekolah masih mati dan toren air di sekolah habis. Sehingga dengan sangat terpaksa kami dan anak-anak kesulitan mencari air untuk berwudlu. Ada yang pergi ke masjid dan ada yang tetap shalat di sekolah. Apa yang membuat saya malu dan bangga kepada mereka ?

Tidak lain karena keimanan mereka. Keimanan yang sudah tertanam dihati mereka. Walaupun di sekolah sedang tidak ada air mereka tetapi mencari cara untuk bisa berwudlu hanya untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang mukmin yakni menunaikan shalat ashar berjam’ah.

Ada anak-anak ayang memberikan pendapat. Ustadz bagaimana kalau tayamum saja? Ustadz tolong carikan air biar kami bisa wudlu? Ustadz kita pergi ke masjid saja ya? Berbagai pendapat mereka utarakan. Sehingga ada yang tayamum dan berwudlu menggunakan air galon yang tersedia di setiap kelas.

Yaa akhirnya mereka berwudlu menggunakan air galon dengan cara menghemat air dan tidak mubadzir air yang sudah ada. Anak-ana dari kelas  1 sampai 5 mengamil air wudlu dan shalat berjama’ah di saung kelas 1. Disitulah bisa kami selipkan ibrah atau pelajaran tentang “nikmat” yang Allah SWT berikan sekarang harus dijaga dan bersyukur dengan apa yang sudah Allah SWT berikan sekarang. Banyak sekali ibroh yang kami dapat pada hari itu serta kami pun bangga dan bersyukur kepada Alla SWT masih ada iman dan islam di hati anak-anak ku. Jazakumullah Khairan katsiiran

 

Please follow and like us:
Facebook
Facebook
YouTube
INSTAGRAM

Related posts

Leave a Comment