Ubi Jalar Rasa Bintang Lima: Adu Kreativitas "The Power of Bunda" di Open House Al-Izzah Purwokerto

Siapa Bilang Ubi Jalar Itu Cuma Makanan Kuno yang Bisanya Dikukus? Di Tangan Para Bunda Al-Izzah, Makanan Desa Ini Berubah Jadi Mahakarya Kuliner yang Istimewa. Aroma harum gula karamel, gurihnya santan, dan wangi pandan menyeruak memenuhi halaman sekolah. Namun, kali ini bukan para siswa yang sibuk dengan buku, melainkan para Bunda hebat wali murid KB-SD Islam Al-Izzah Purwokerto yang sedang “bertempur” di balik kompor.

       Dalam rangkaian acara spesial tahun 2026 ini, sekolah menggelar Lomba Memasak Kreatif Berbahan Ubi Jalar. Suasananya? Jangan ditanya! Seru, heboh, dan penuh dengan strategi ala chef profesional.

Kolaborasi Hebat

Lomba ini bukan sekadar ajang pamer keahlian memasak individu. Setiap kelas mengirimkan delegasi terbaiknya yang terdiri dari 4 hingga 5 orang Bunda. Di sinilah letak edukasinya:

  • Manajemen Tim: Bagaimana membagi tugas antara yang memotong, mengolah bumbu, hingga menata piring (plating).
  • Komunikasi Efektif: Menyatukan 5 ide kepala menjadi satu rasa yang harmonis dalam waktu yang terbatas.
  • Sportivitas: Berkompetisi dengan sehat sambil tetap menjalin silaturahmi antar wali murid KB dan SD.

Melihat para Bunda bekerja sama adalah pemandangan yang menginspirasi para siswa bahwa kerjasama tim adalah kunci kesuksesan.

Mengapa Ubi Jalar? Si Manis yang Penuh Keajaiban

Pemilihan ubi jalar sebagai bahan utama bukanlah tanpa alasan. SD Islam Al-Izzah ingin mengangkat kembali pangan lokal yang sering dianggap sederhana menjadi sajian yang bergizi dan kekinian.

Para Bunda berhasil menyulap ubi jalar menjadi berbagai menu unik: mulai dari Ubi Jalar Cheese Ball, Puding Ubi Ungu Lapis, hingga Schotel Ubi Gurih. Selain rasanya yang lezat, ubi jalar menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan keluarga:

  1. Sahabat Mata (Kaya Vitamin A)

Ubi jalar, terutama yang berwarna oranye, mengandung beta-karoten tinggi yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata anak-anak di masa pertumbuhan.

  1. Sumber Energi Stabil (Karbohidrat Kompleks)

Berbeda dengan nasi putih, ubi jalar memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga memberikan energi yang tahan lama tanpa membuat kadar gula darah melonjak drastis. Cocok untuk bekal sekolah!

  1. Pencernaan Lancar (Tinggi Serat)

Kandungan seratnya yang melimpah membantu sistem pencernaan tetap sehat dan mencegah sembelit pada si kecil.

  1. Benteng Pertahanan Tubuh (Antisoksidan)

Ubi jalar ungu kaya akan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas dan memperkuat imun tubuh.

 Lebih dari Sekadar Juara

       Riuh tepuk tangan pecah saat dewan juri mulai mencicipi hidangan. Ada yang menang, ada yang belum beruntung, namun sejatinya semua Bunda adalah juara. Mereka telah memberikan contoh nyata bagi anak-anak tentang dedikasi, kreativitas, dan kasih sayang yang dituangkan dalam sepiring makanan sehat.

Melalui lomba ini, Keluarga besar Al-Izzah Purwokerto berharap para wali murid dapat terus berinovasi dalam menyajikan bekal sehat bagi putra-putrinya di rumah, tentunya dengan bahan-bahan lokal yang murah namun berkualitas tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *