Ramadhan Menyapa, Al-Qur’an Menggema: Semarak Tarhib dan Qur’an Night SD Islam Al-Izzah Purwokerto 1446 H

        Purwokerto – Suara tabuhan bambu yang ritmis mengiringi sholawat dan bersahutan dengan berbagai penampilan serta kegiatan memecah keheningan malam di SD Islam Al-Izzah Purwokerto. Pada tanggal 26-27 Februari 2024, sekolah kami menggelar perhelatan akbar Tarhib Ramadhan dan Qur’an Night 1446 H bertema Ramadhan Menyapa, Al-Qur’an Menggema.” Kegiatan ini dirancang khusus untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan kegembiraan sekaligus mempererat kedekatan murid dengan Al-Qur’an. Selama dua hari satu malam, para murid diajak menyelami pengalaman spiritual yang dikemas dengan cara yang sangat asyik dan menarik.

Dentum Kentongan: Akulturasi Budaya dalam Sambutan Hangat

Kemeriahan dimulai dengan penampilan spektakuler dari UKM Karawitan Setya Laras UIN SAIZU Purwokerto. Kelompok musik ini membawakan kesenian Kentongan khas Banyumasan yang menghentak penuh energi.

Alunan musik tradisional ini menjadi simbol “panggilan” bagi seluruh warga sekolah untuk bersiap menyambut tamu agung, bulan Ramadhan. Tak hanya membawakan lagu-lagu daerah, para mahasiwa tersebut begitu mahir menyatukan sholawat dengan ketukan alat yang mereka persembahkan. Para murid langsung menyambut alunan tersebut dengan ikut bernyanyi dan bersholawat mengikuti nada. Tak berkesan bagi para murid penampilan awal ini menjadi hal yang menarik dan memriahkan suasana saat melihat kolaborasi budaya dan dakwah yang tersaji di aula sekolah.

 

Kisah Islami: Belajar dengan Bahagia

Kisah Islami mengajak para murid bertualang lewat cerita-cerita teladan. Melalui narasi yang menarik dari Ustadzah Aldita, dengan sebuah boneka beliau menyampaikan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan keberanian dengan bungkusan yang begitu mempesona, alhasil suasana pun makin menjadi ceria.

 

Qur’an Night: Melangitkan Doa Melalui Tasmi’

Sesuai dengan tema “Al-Qur’an Menggema”, inti dari kegiatan malam hari adalah Tasmi’ Al-Qur’an. Dalam suasana yang tenang dan penuh cahaya, para murid menyimak lantunan ayat suci yang dibacakan secara fasih. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan mendalam pada Al-Qur’an, menjadikan kalam Allah sebagai sahabat utama sebelum beristirahat di malam hari.

 

Drama Asatidzah

Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai Penampilan Kreatif. Tidak hanya murid yang beraksi, para guru pun turut naik panggung memberikan penampilan terbaik mereka, yaitu sebuah drama yang bertemakan tentang santri. Momen ini memperlihatkan sisi lain para guru yang penuh bakat, sekaligus memotivasi murid untuk berani mengekspresikan diri dalam hal kebaikan.

 

Qiyamullail

Pada sepertiga malam, suasana berubah menjadi lebih kontemplatif. Para siswa dan pendamping bergerak menuju Masjid Universitas Wijaya Kusuma untuk melaksanakan Qiyamullail. Di bawah heningnya malam, mereka bersujud dan bermunajat, melatih fisik dan mental untuk menyongsong ibadah puasa sebulan penuh. Momen ini memberikan pengalaman spiritual mendalam bagi siswa, merasakan nikmatnya beribadah di saat dunia sedang terlelap.

 

Jalan Pagi dan Doorprize

Setelah shalat malam dan dilanjut sholat subuh berjamaah, para murid memulai pagi dengan jalan pagi menyusuri lingkungan sekitar sekolah. Udara segar Purwokerto dan sinar matahari pagi memberikan energi tambahan bagi mereka. Setelah kembali ke sekolah acara ditutup dengan sesi pembagian hadiah bagi para pemenang games tadi malam. Para murid pun makin bahagia dan acara selesai dengan rasa gembira yang luar biasa.

 

Bekal Mental Menuju Bulan Suci

Ketua Panitia menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan dan Qur’an Night ini adalah sarana “pemanasan” spiritual.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa datangnya Ramadhan adalah sebuah perayaan besar yang patut dinanti. Dengan Al-Qur’an yang menggema di hati mereka, kami berharap mereka siap menjalankan ibadah puasa dengan penuh kualitas,” ujarnya.

Ramadhan 1446 H kini sudah di depan mata. Dengan semangat yang telah dibangun di SD Islam Al-Izzah, para murid siap menyapa bulan suci dengan senyum dan lantunan Al-Qur’an yang tak kunjung padam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *